JENIS INFORMASI

Administrator 23 Oktober 2018 01:27:04 WIB

Informasi merupakan sebuah data, baik berupa keterangan, pemberitahuan, atau berita yang diolah atau di modifikasi sedemikian rupa sehingga memiliki manfaat bagi penerima informasi. Manfaat Informasi ini antara lain membantu seseorang dalam melaksanakan  tugas atau suatu kegiatan; membuat komunikan mengetahui berita yang sebelumnya tidak diketahui komunikan agar komunikan menjadi mengetahui dan memahami berita tersebut; membantu memberikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan; serta membantu seseorang untuk mengetahui siyuasi atau kondisi yang sedang dihadapi.

ads

Sebuah informasi dapat disampaikan oleh siapa saja dan melalui media apa, baik secara langsung atau melalui sebuah artikel dalam internet, berita dalam televisi, koran, radio, majalah, dll. Jenis informasi yang disampaikan oleh komunikan pun beragam, baik berdasarkan fungsi dan kegunaannya, format penyajian, bidangnya, atau juga lokasi kejadian. Berikut ini akan Pakar Komunikasi sampaikan jenis-jenis informasi untuk anda.

1. Jenis Informasi Berdasarkan sifatnya

Berikut ini adalah beberapa jenis informasi yang sudah dikelompokkan berdasarkan sifatnya, antara lain:

  • Informasi Faktual

Merupakan informasi yang berupa fakta, bisa dibuktikan atau merupakan peristiwa nyata. Informasi faktual dapat dibedakan lagi menjadi fakta umum dan fakta khusus. Fakta umum merupakan informasi yang berisi fakta yang masih umum, belum menguraikan detail khusus seperti pelaku, nama tempat, objek peristiwa, dkk. Sedangkan fakta khusus merupakan informasi yang telah menyampaikan detail peristiwa secara terperinci. (baca juga: Model Komunikasi Linear)

Contoh fakta umum misalnya: “Terjadi peledakan bom di Jakarta”. Sedangkan contoh fakta khusus misalnya: “Terjadi peledakan 2 bom rakitan berdaya ledak rendah, di halte trans Kampung Melayu Jakarta dan toilet yang berjarak sekitar 8 km dari halte tersebut pada tanggal 24 Mei 2017 malam” (baca juga: prinsip – prinsip komunikasi).

  • Opini atau Konsep

Informasi yang bersifat opini merupakan informasi yang berupa pendapat, atau pemikiran seseorang. Sedangkan informasi yang bersifat konsep merupakan informasi berupa ide atau pengertian yang diperoleh dengan mengabstrakkan suatu peristiwa. (baca juga: Analisis Wacana Kritis)

Contoh informasi yang bersifat opini misalnya sinetron berdampak buruk bagi para remaja di Indonesia: membuat mereka tidak memiliki sopan santun dan lebay. Contoh informasi yang bersifak konsep misalnya: rumah dinas adalah bangunan tempat tinggal para pegawai negri sipil. (baca juga: Pengantar Ilmu Komunikasi)

  • Deskripsi

Merupakan informasi yang bersifat uraian khusus untuk menjelaskan sesuatu. Perincian uraian tersebut bisa dilakukan secara vertikal (baca juga: komunikasi vertikal) atau horizontal, bergantung kebutuhan. Contoh informasi yang bersifat deskripsi misalnya:

Hal yang perlu diperhatikan saat mengerjakan soal ujian adalah sebagai berikut:

  • Siapkan alat tulis yang diperlukan.
  • Segera isi identitas anda di lembar jawaban yang tersedia dengan lengkap, lalu periksa kembali untuk menghindari kesalahan pengisian. (baca juga: Perkembangan Pers di Indonesia)
  • Baca dan pahami soal dengan baik. (baca juga:  Teori Pers)
  • Pilih jawaban a, b,c, atau d yang paling benar. (baca juga: Literasi Media)
  • Sebaiknya kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu. (baca juga: Fotografi Jurnalistik)
  • Periksa kembali lembar jawaban anda, pastikan tidak ada kesalahan pengisian.

baca juga:

2. Jenis Informasi Berdasarkan Sifat Keilmuannya

Selain sifatnya, informasi juga dapat dikelompokkan berdasarkan keilmuannya. Berikut ini adalah pengelompokan berdasarkan ilmu, antara lain:

  • Informasi tidak ilmiah-Merupakan informasi umum, tersedia dimana-mana. Misalnya informasi mengenai suatu peristiwa yang di beritakan dalam televisi atau media massa lainnya. (baca juga: Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi)
  • Informasi Ilmiah-Merupakan informasi yang dirancang secara khusus untuk kepentingan penelitian atau kepentingan ilmiah lainnya (baca juga: paradigma penelitian kuantitatif). Informasi ilmiah dibagi lagi menjadi tiga kelompok yaitu:
    • Informasi Primer: informasi yang berasal langsung dari sumbernya, misalnya laporan hasil penelitian.
    • Informasi Sekunder: informasi yang berupa kitipan atau semacamnya yang bertujuan untuk membuka informasi primer. Misalnya bibliografi penulis. (baca juga: Komunikasi Modern)
    • Informasi Tersier: informasi yang berupa keterangan dari sumber, tujuannya untuk mempermudah penelusuran informasi. Contohnya index atau katalog.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Plumbungan

tampilkan dalam peta lebih besar